Artist Statement


“...Tak sedikit asam garam kehidupan telah kulalui. Berkali-kali aku naik turun, jatuh bangun. Entah sudah sejauh mana aku berjalan tertatih, atau mungkin berlari. Tak lagi bisa kujelaskan dengan kata-kata rangkaian peristiwa manis pahit dalam hidupku. Tapi apapun itu yang aku alami, telah menjadikanku pribadi yang lebih baik. Mendewasakan diriku. Memberikan aku pelajaran. Membuka mataku. Melapangkan dadaku. Dan proses itu akan terus berlangsung. Aku tak tahu sampai kapan aku diproses. Mungkin sampai mati. Yang pasti aku belajar dari setiap proses dalam hidupku. Dan kuabadikan prosesku itu dalam karya.

Saat aku berkarya, aku lakukan sepenuhnya dari hati nurani, melalui intuisi, untuk menentramkan jiwa. Aku tak pernah berpikir hasil karyaku akan seperti apa. Mau bagus atau jelek, itu urusan nanti. Aku hanya ikuti isi hatiku tentang apa yang akan kugambarkan. Konsep atau makna dasar dari apa yang akan kubuat. Lalu aku telusuri apa saja yang muncul dalam imajiku. Membiarkan semua mengalir sampai akhirnya aku rasakan ketentraman dalam jiwaku. Kebahagiaan.

Aku tak mengerti bagaimana orang-orang mengartikan keindahan. Aku tak tahu apakah karyaku indah bagi mereka. Bagiku, setiap apa yang aku lakukan, jika diniatkan untuk kebaikan dan dilakukan murni dari hati nurani, akan terasa indah. Mungkin ada yang sependapat denganku. Mungkin juga lebih banyak yang tidak bisa rasakan keindahan karena tertutup mata hatinya. Aku tak peduli. Selama aku masih bisa berkarya, aku akan lakukan.

Aku memang bukan apa-apa atau siapa-siapa. Aku hanya manusia biasa. Tapi jauh di dalam diriku, tersimpan sesuatu yang tak biasa. Jiwa. Maka karena dan untuk jiwakulah aku berkarya..”

Vindy Ariella